Minggu, 14 Oktober 2012

[News] Lumpia Semarang



Lumpia Semarang sebagai makanan khas daerah walaupun keberadaannya mendapat saingan dagang dari berbagai kota, namun mampu bertahan bahkan semakin digemari masyarakat. Keistemewaan lumpia yang sangat terkenal ini, bukan karena bentuk dan ukurannya tetapi dari kelezatanya rasa khas Semarang yang manis-manis asin. Menurut sejarahnya, lumpia Semarang ini diciptakan dan dirintis oleh pasangan suami-istri China-Jawa sekitar satu abad yang lalu. Pasangan suami istri tersebut sebelum menikah memang merupakan penjual lumpia dengan rasa khas budaya dari masingmasing daerah. Pemuda China bernama Choa Taiyu yang berasaldari Fuking menyajikan lumpia dengan resep Hokiang, sedang Mbok Warsih sebagai orang pribumi mempunyai ramuan khas Semarang. Dari perpaduan rasa Hokiang dan Semarang inilah, makanan lumpia menjadi kebanggaan warga Semarang dan kini telah diwarisi oleh keempat generasi. Bahan baku lurnpia Semarang, selain rebung dari barnbu muda, yang paling utama adalah udang dan telur, sedang tepung terigu digunakan untuk pembungkus.

Dewasa ini, terdapat enam jenis lumpia semarang dengan cita rasa yang berbeda. Pertama aliran Gang Lombok (Siem Swie Kiem), kedua aliran Jalan Pemuda (almarhum Siem Swie Hie), dan ketiga aliran Jalan Mataram (almarhumah Siem Hwa Nio). Ketiga aliran ini berasal dari satu keluarga Siem Gwan Sing–Tjoa Po Nio yang merupakan menantu dan putri tunggal pencipta lumpia Semarang, Tjoa Thay Yoe–Wasih dan yang terakhir adalah lumpia Jalan TanggaMus (Ny. Mechtildis Tyastresna Halim) lumpia nya bulat-bulat dan gurih
Aliran keempat adalah sejumlah bekas pegawai lumpia Jalan Pemuda, dan aliran kelima adalah orang-orang dengan latar belakang hobi kuliner yang membuat lumpia dengan resep hasil pembelajaran dari lumpia yang sudah beredar.
Generasi tertua saat ini, yaitu generasi ketiga Siem Swie Kiem (68), tetap setia melayani konsumennya di kios warisan ayahnya (Siem Gwan Sing) di Gang Lombok 11. Keistimewaan lumpia Gang Lombok ini menurut sejumlah penggemarnya yang sempat ditemui di kios tersebut adalah racikan rebungnya tidak berbau, juga campuran telur dan udangnya tidak amis.
Lumpia buatan generasi keempat dapat kita peroleh di kios lumpia Mbak Lien alias Siem Siok Lien (43) di Jalan Pemuda dan Jalan Pandanaran. Mbak Lien meneruskan kios almarhum ayahnya, Siem Swie Hie, yang merupakan abang dari Siem Swie Kiem, di Jalan Pemuda (mulut Gang Grajen) sambil membuka dua cabang di Jalan Pandanaran.
Kekhasan lumpia Mbak Lien ini adalah isinya yang ditambahi racikan daging ayam kampung. Ketika awal mula meneruskan usaha almarhum ayahnya, Mbak Lien membuat tiga macam lumpia, yaitu lumpia isi udang, lumpia isi ayam (untuk yang alergi udang), dan lumpia spesial berisi campuran udang serta ayam. Tetapi, karena merasa kerepotan dan apalagi kebanyakan pembeli suka yang spesial, sekarang Mbak Lien hanya membuat satu macam saja, yaitu lumpia istimewa dengan isi rebung dicampur udang dan ayam.
Adapun generasi keempat lainnya, yaitu anak-anak dari almarhum Siem Hwa Nio (kakak perempuan dari Siem Swie Kiem) meneruskan kios ibunya di Jalan Mataram (Jalan MT Haryono) di samping membuka kios baru di beberapa tempat di Kota Semarang. Di antara anak-anak almarhum Siem Hwa Nio ini ada juga yang membuka cabang di Jakarta. Bahkan ada cucu almarhum Siem Hwa Nio sebagai generasi kelima membuka kios lumpia sendiri di Semarang.
Selain keluarga-keluarga leluhur pencipta lumpia semarang tersebut, sekarang banyak juga orang-orang ”luar” yang membuat lumpia semarang. Mereka umumnya mantan karyawan mereka. Mereka yang mempunyai hobi kuliner juga turut meramaikan bisnis lumpia semarang dengan membuat lumpia sendiri, seperti Lumpia Ekspres, Phoa Kiem Hwa dari Semarang International Family and Garden Restaurant di Jalan Gajah Mada, Semarang.


sumber:


[Film] The Raven


Film ini ternyata cenderung berjenis drama thriller, karena didalamnya banyak didapatkan sebuah pembunuhan yang keji dan rangkaian puisi cinta. Semua berawal dari keberadaan Edgar Allan Poe (John Cusack) yang mana seorang penulis novel misteri yang dihadapkan oleh beberapa pembunuhan yang menurut detektif Emmet Fields (Lukas Evans) mirip dengan jalan cerita beberapa novel karangan Poe. Pertama dimulai dengan pembunuhan 2 wanita yang digorok lehernya di sebuah kamar tertutup dan terkunci, pembunuhan pria yang menjadi "musuh" Poe dengan terbelah oleh sebuah kampak besar, dan lain-lainnnya. Semua trik dan pesan yang ditinggalkan pelaku ada pada novel karangan Poe tersebut, hingga suatu saat tunangan Poe diculik oleh pelaku ini dan petunjuk keberadaannya diketahui dari beberapa catatan korban pembunuhan. Hingga didapat pelaku dari semua kejadian pembunuhan itu adalah seorang juru ketik di sebuah surat kabar tempat Poe menerbitkan karya nya. Terjadi pembicaraan berat ketika itu, diketahui bahwa pelaku ternyata seorang fans berat dari novel Poe tersebut dan dia ingin merealisasikan kejadian-kejadian pada novel Poe ke dunia nyata. Ketika Poe ingin mengetahui dimana tempat tunangannya berada, si pelaku memberikan segelas racun ( Menurut saya ) dan menyuruh Poe minum jika ingin mendapat jawabannya. Dan Poe pun meminumnya beberapa saat kemudian dia menjadi lemas. Lalu dapat diketahui tempat dimana pelaku menyembunyikan tunangan Poe berada di bagian bawah kantor berita tersebut. Pelaku berhasil melarikan diri ke Perancis, dan Poe pun sempat berbicara tentang nama pelaku pada salah satu polisi. Sehingga memudahkan Fields untuk mengejar Reynolds ( nama pelaku ) di Paris.

Film ini menurut saya membutuhkan "kesabaran" yang kuat ketika melihatnya, karena secara awam film ini sungguh membosankan kecuali adegan-adegan pembunuhannya yang terbilang kejam. Apalagi pada bagian awal film ini banyak sekali adegan drama dan penggunaan puisi yang menurut saya sangat membosankan (hehehe). Di ending cerita ini masih sedikit menjadi pertanyaan, kenapa tiba-tiba Poe berada di taman yang lalu dia berbicara dengan seseorang? dan apa yang menyebabkan Poe meninggal juga tidak gamblang dijelaskan. Untuk ukuran cerita detektif, film ini sangat mumpuni karena banyak sekali petunjuk-petunjuk "mentah" yang jika dihubungankan menjadi satu clue nyata dan kita juga digiring untuk memikirkannya juga meskipun ada bagian adegan dimana petunjuk tersebut tentang navigasi pelayaran kuno yang membuat mungkin orang-orang awam sangat membingungkan (hehehe). Tapi sangat diakui bahwa film ini menggambarkan banyak kenapa Edgar Allan Poe sangat terkenal sebagai penulis novel misteri hingga sekarang.

Rabu, 10 Oktober 2012

[Note] Jamu



Jamu merupakan warisan dari leluhur bangsa Indonesia di bidang pengobatan, kesehatan dan budaya. Beberapa tahun ini, jamu mulai populer sebagai salah satu pengobatan alternatif yang mana muncul dari mahalnya  solusi masalah kesehatan di zaman modern ini. Dahulu sebelum berbagai obat modern muncul, jamu merupakan solusi yang sering digunakan orang dalam pengobatan entah itu untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, sebagai pencegahan atau untuk menambah stamina. 

Dulu ketika tahun 90 an, banyak pedagang jamu yang sering kita jumpai dari pagi hingga sore. Pedagang jamu dulu identik dengan wanita tua yang menggunakan kebaya dan menggendong berbagai macam jamu olahan dalam suatu wadah sehingga muncul istilah "Tukang Jamu Gendong". Jamu sendiri merupakan olahan dari berbagai macam tanaman herbal yang mempunyai khasiat masing-masing, dan tentunya harga yang ditawarkan pun tergolong terjangkau untuk kelas menengah kebawah. Namun dalam perjalannnya, jamu banyak mengalami kemunduran dan pemalsuan, alasannya hampir sama yaitu sulitnya mendapatkan bahan baku sehingga banyak pedagang jamu "nakal" menambahkan zat-zat kimia dengan menggunakan dosis tanpa aturan. Apalagi ditambah beberapa kasus orang-orang yang keracunan setelah mengkonsumsi jamu, hal ini sungguh menyedihkan ditengah obat-obatan yang semakin mahal, jamu atau minuman herbal lain yang digadang-gadang sebagai alternatif obat malah disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Sebagai contoh adalah penggunaan bahan kimia yang berbahaya dan tidak sesuai dengan dosis yang berlaku, sehingga menyebabkan gejala efek samping pada konsumen. Untuk jamu kemasan sendiri tidak luput dari penyalahgunaan penambahan bahan kimia, banyak produsen yang sering menambahkan bahan kimia tetapi tidak dicantumkan pada kemasan, hal ini dinamakan sebagai "adulterasi".

Untuk sekarang dengan kemajuan teknologi, banyak pengusaha membuat beberapa olahan jamu yang modern dan higienis. Hal ini sulit ditemukan di zaman dulu yang mungkin dalam pengolahan jamu masih menggunakan alat seadannya dan pengetahuan tentang higienis masih rendah bagi pembuat jamu. Kita bisa lihat sekarang banyak perusahan jamu terkenal menerapan GMP ( Good Manufacturing Practice ) dalam pembuatan hingga didapat hasil dengan kualitas tinggi. Kemasan yang digunakan pun dibuat menarik sehingga memudahkan konsumen untuk tertarik membeli maupun mengingatnya sebagai "Top of Mind". Mereka tidak hanya menerapkan GMP saja , tapi juga GHP ( Good Hygiens Practice ) yang mencakup kebersihan mesin, SDM yang bekerja maupun tempat mereka bekerja. GDP ( Good Distribution Practice ) juga diterapkan dalam menjaga kualitas produk agar tetap terjaga sejak keluar dari pabrik hingga ke tangan konsumen. Para pemilik perusahaan jamu modern tersebut menerapkan standart seperti itu mungkin untuk mendapat sertifikat ISO 9000 ( tentang manajemen mutu ),  ISO 22000 ( Food Safety Management )  atau sertifikat HACCP sehingga menyakinkan konsumen jika produk tersebut sangat layak untuk dikonsumsi.

Selasa, 09 Oktober 2012

[News] HACCP



Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) adalah suatu sistem kontrol dalam upaya pencegahan terjadinya masalah yang didasarkan atas identifikasi titik-titik kritis di dalam tahap penanganan dan proses produksi. HACCP merupakan salah satu bentuk manajemen resiko yang dikembangkan untuk menjamin keamanan pangan dengan pendekatan pencegahan (preventive) yang dianggap dapat memberikan jaminan dalam menghasilkan makanan yang aman bagi konsumen.

Tujuan dari penerapan HACCP dalam suatu industri pangan adalah untuk mencegah terjadinya bahaya sehingga dapat dipakai sebagai jaminan mutu pangan guna memenuhi tututan konsumen. HACCP bersifat sebagai sistem pengendalian mutu sejak bahan baku dipersiapkan sampai produk akhir diproduksi masal dan didistribusikan. Oleh karena itu dengan diterapkannya sistem HACCP akan mencegah resiko komplain karena adanya bahaya pada suatu produk pangan. Selain itu, HACCP juga dapat berfungsi sebagai promosi perdagangan di era pasar global yang memiliki daya saing kompetitif.

Pada beberapa negara penerapan HACCP ini bersifat sukarela dan banyak industri pangan yang telah menerapkannya. Disamping karena meningkatnya kesadaran masyarakat baik produsen dan konsumen dalam negeri akan keamanan pangan, penerapan HACCP di industri pangan banyak dipicu oleh permintaan konsumen terutama dari negara pengimpor.

Penerapan HACCP dalam industri pangan memerlukan komitmen yang tinggi dari pihak manajemen perusahaan yang bersangkutan. Disamping itu, agar penerapan HACCP ini sukses maka perusahaan perlu memenuhi prasyarat dasar industri pangan yaitu, telah diterapkannya Good Manufacturing Practices (GMP) dan Standard Sanitation Operational Procedure (SSOP).

Beberapa keuntungan yang dapat diperoleh suatu industri pangan dengan penerapan sistem HACCP antara lain meningkatkan keamanan pangan pada produk makanan yang dihasilkan, meningkatkan kepuasan konsumen sehingga keluhan konsumen akan berkurang, memperbaiki fungsi pengendalian, mengubah pendekatan pengujian akhir yang bersifat retrospektif kepada pendekatan jaminan mutu yang bersifat preventif , dan mengurangi limbah dan kerusakan produk atau waste .

SEJARAH HACCP
Konsep HACCP pertama kali dikembangkan ketika perusahaan Pillsbury di Amerika Serikat bersama-sama dengan US Army Nautics Research and Development Laboratories, The National Aeronautics and Space Administration serta US Air Force Space Laboratory Project Group pada tahun 1959 diminta untuk mengembangkan makanan untuk dikonsumsi astronot pada gravitasi nol. Untuk itu dikembangkan makanan berukuran kecil ( bite size ) yang dilapisi dengan pelapis edibleyang menghindarkannya dari hancur dan kontaminasi udara. Misi terpenting dalam pembuatan produk tersebut adalah menjamin keamanan produk agar para astronot tidak jatuh sakit. Dengan demikian perlu dikembangkan pendekatan yang dapat memberi jaminan mendekati 100% aman.

Tim tersebut akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa, cara terbaik untuk mendapatkan jaminan tertinggi adalah dengan sistem pencegahan dan penyimpanan rekaman data yang baik. Konsep yang saat ini dikenal sebagai HACCP ini, jika diterapkan dengan tepat dapat mengendalikan titik-titik atau daerah-daerah yang mungkin menyebabkan bahaya. Masalah bahaya ini didekati dengan cara mengamati satu per satu bahan baku proses dari sejak di lapangan sampai dengan pengolahannya. Bahaya yang dipertimbangkan adalah bahaya patogen, logam berat, toksin, bahaya fisik, dan kimia serta perlakuan yang mungkin dapat mengurangi cemaran tersebut. Disamping itu, dilakukan pula analisis terhadap proses, fasilitas dan pekerja yang terlibat pada produksi pangan tersebut.

Pada tahun 1971, untuk pertama kalinya sistem HACCP ini dipaparkan kepada masyarakat di negara Amerika Serikat di dalam suatu Konferensi Nasional Keamanan Pangan. Pada tahun berikutnya Pillsbury mendapat kontrak untuk memberikan pelatihan HACCP kepada badan Food and Drug Adminstration (FDA). Dokumen lengkap HACCP pertama kali diterbitkan oleh Pillsbury pada tahun 1973 dan disambut baik oleh FDA dan secara sukses diterapkan pada makanan kaleng berasam rendah.

Pada tahun 1985, The National Academy of Scienses (NAS) merekomendasikan penerapan HACCP dalam publikasinya yang berjudul An Evaluation of The Role of Microbiological Criteria for Foods and Food Ingredients. Komite yang dibentuk oleh NAS kemudian menyimpulkan bahwa sistem pencegahan seperti HACCP ini lebih dapat memberikan jaminan kemanan pangan jika dibandingkan dengan sistem pengawasan produk akhir.

Selain NAS, lembaga internasional seperti International Commission on Microbiological Spesification for Foods (ICMSF) juga menerima konsep HACCP dan memperkenalkannya ke luar Amerika Serikat. Ketika NAS membentuk The National Advisory Commitee on Microbiological Criteria for Foods (NACMCF), maka konsep HACCP makin dikembangkan dengan disusunnya 7 prinsip HACCP yang dikenal sampai saat ini. Konsep HACCP kemudian diadopsi oleh berbagai badan internasional seperti Codex Alimentarius Commission (CAC) yang kemudian diadopsi oleh berbagai negara di dunia termasuk Indonesia .


[Note] Novel Perahu Kertas


Novel ini mulai muncul dalam bentuk novel digital yang memerlukan waktu 2 tahun hingga tamat. Dewi Lestari memang mampu membuat novel yang sungguh menyentuh dan sering memberi pelajaran didalamnya. 

DIceritakan bahwa Keenan yang mempunyai hobi melukis dan Kugy yang hobinya membuat cerita atau dongeng. Keenan pun membantu Kugy membuat 1 buku cerita dongeng dengan keenan sebagai ilustrator dan kugy sebagai pengarang ceritanya. Mereka mengisi masa awal-awal kuliah dengan penuh cinta dan candaan. Hingga suatu saat mereka berpisah karena keenan pergi ke Bali untuk memulai hidup sebagai pelukis dan kugy menjalanin kehidupan sebagai pegawai di kantor periklanan. Disitulah kehidupan mereka berjalan penuh cerita yang menarik, Keenan yang dapat mengembangkan mimpinya sebagai pelukis handal lalu disana dia bertemu dengan Ludhe yang membantu kehidupan semasa di Bali hingga akhirnya Keenan jatuh hati padanya. Kugy pun selepas dari kuliah, dia bekerja di perusahaan iklan dan disana dia membuat pimpinan perusahaan tersebut, Remy, jatuh hati kepadanya. Lalu takdir pun mempertemukan mereka dalam pernikahan teman mereka, Eko & Noni, mulai dari situ mereka mulai sering bertemu kembali setelah sekian lama, dan keenan berencana membuat buku karangan kugy untuk diterbitkan secara resmi. Masalah pun mulai timbul ketika 4 tokoh tersebut ( Keenan, Kugy , Remy dan Ludhe ) bertemu dengan tidak sengaja di tempat yang berbeda pula. Kugy pun mengerti jika Ludhe adalah wanita yang sangat mencintai Keenan dan Keenan pun mengetahui bahwa pacar yang dimaksud Kugy adalah kolektor langganannya, Remy. Pada akhir novel ini banyak menceritakan bagaimana 2 tokoh pendukung, Ludhe dan Remy, mengambil keputusan untuk meninggalkan pasangan cinta mereka diselingi kata-kata yang menurut saya layak untuk dijadikan kita bagaimana belajar menjalani kehidupan cinta. Selain mereka, yang menarik perhatian saya adalah kisah Poyan ( orang yang merawat Keenan di Bali sekaligus teman ibu Keenan ) dan Lena ( ibu Keenan ) yang ternyata dulu pernah menjalin cinta dan pengakuan Poyan ketika Lena menjeput Keenan di Bali. 

Novel ini menurut saya layak untuk dibaca oleh semua kalangan, selain alur cerita nya menarik karena menceritakan perjalanan hidup 2 tokoh utama Keenan dan Kugy yang memulai kehidupan barunya di Bandung sebagai anak MABA hingga mereka dewasa. Beberapa kata-katanya pun mampu dijadikan bahan perenungan, dan tidak melulu tentang cinta seperti novel teenlit lainnya. 

Selamat Membaca :)

[Note] Demokrasi ???



Akhir-akhir ini kita sering melihat berbagai kekerasan antar manusia di Indonesia, entah itu karena masalah suku, seperti yang sering terjadi antar penduduk di Papua dan Ambon, atau masalah perbedaan pandangan agama yang contohnya sangat jelas yaitu masalah penganut Ahmadiyyah yang sampai sekarang masih kontroversi. Terkahir kita prihatin tentang pembunuhan penganut Syiah di Madura oleh kelompok penganut Sunni yang ternyata akar masalahnya adalah tentang sebuah cinta segitiga. Jika kita benar-benar memahami Pancasila sebagai pandangan hidup atau ideologi, maka hal-hal bodoh menggunakan kekerasan antar umat tidak bakal terjadi. Pada sila pertama yaitu "Ketuhanan Yang Maha Esa" dengan jelas disebutkan agar kita sebagai bangsa Indonesia selalu berpedoman jika Tuhan itu satu apapun agama kita, sehingga sungguh suatu perkataan atau perbuatan yang bodoh yang menganggap suatu agama lebih baik dari agama lainnya. Kita bisa melihat perbuatan bodoh itu pada pilkada Jakarta bulan September 2012, salah satu calon incumbent ( tidak perlu saya sebut namanya ) sangat mengagung agungkan salah satu agama, apalagi salah satu partisipan mereka ( meskipun dia menolak dianggap partisipan ) berdakwah tentang keistemewaan salah satu agama dan secara tidak langsung menganggap agama lain tidak dibenarkan untuk memimpin Jakarta ( Indonesia mayoritas beragama muslim ), hal ini membuat saya sebagai muslim sungguh malu karena menurut saya mereka salah menafsirkan ajaran-ajaran yang terdapat di Al-quran. 

Pernah kita dengar dengan berita nenek pencuri singkong yang didakwah dengan hukuman 5 tahun penjara? apakah itu adil jika dibandingankan dengan para koruptor yang mencuri uang negara kisaran milyar "hanya" dipenjara 3-4 tahun ?? Atau terdakwa Artalia Suryani (Alin) yang mendapatkan "hotel" penjara di 


Seperti diketahui sila ketiga jelas-jelas menyuruh kita bangsa Indonesia untuk bersatu "Persatuan Indonesia", karena kita adalah negara Bhineka Tunggal Ika, kita memang banyak perbedaan secara SARA, tapi perlu diingat bahwa anggota BPUPKI ( perumus Pancasila ) terdiri dari berbagai macam SARA yang tersebar di Indonesia lalu dibentuk oleh M.Yamin. Dulu sebelum kita merdeka, mungkin persatuan adalah hal yang sering didengung-dengungkan tapi entah sekarang kata "Persatuan Indonesia" kehilangan kekuatannya terhadap isu-isu tidak benar yang disebarkan oleh provokator tidak bertanggung jawab, tentu hal ini akan sedih jika para anggota BPUPKI masih ada yang hidup. 

Tentu saja hal ini membuat kita resah karena kita manusia Indonesia sepertinya gampang untuk marah dengan suatu isu / masalah yang sensitif, dan sepertinya hal yang sering dilakukan dulu oleh para pemimpin kita  dalam menghadapi masalah yang bernama "musyawarah" tidak berlaku lagi di negara ini. Apalagi demokrasi yang sering diteriak teriak oleh sebagian masyarakat sekarang lebih mementingkan urusan mereka atau kelompok, bukan untuk masyarakat kita sendiri. Sungguh ironis bukan, pada tahun 98 demokrasi adalah hal yang sungguh berati dan diperjuangkan mati-matian agar bisa ditegakkan di negeri ini, tapi sekarang kata demokrasi sendiri lebih banyak digunakan sebagai motif untuk menyakiti orang secara tidak langsung. Mereka yang seperti itu hanya menuntut hak mereka dalam kebebasan berekspresi ( berbicara atau melakukan sesuatu ) tanpa mematuhi kewajibannya untuk melakukannnya sesuai dengan aturan dan hukum yang ada di negeri ini. Sungguh merindukannya negeri ini mendapatkan sosok seperti Ir.Soekarno yang mempunyai karakter kuat dalam membangun bangsa ini, meskipun pada akhir hayat beliau banyak dikecam karena menganut paham sosialisme, tapi hal perlu dicontoh dari beliau adalah kemauannya pendiriannya yang kuat dan tidak mudah diintervesi oleh banyak pihak ( salah satunya adalah USA ). Tokoh satunya lagi yaitu, Abdurahman Wahid, beliau merupakan presiden yang menurut saya benar-benar menjunjung tinggi Bhineka Tunggal Ika dan Plurasime. Bagaimana tidak, semenjak beliau menjadi presiden bertambah satu agama yang diakui oleh Indonesia, yaitu adalah Kong Hu Chu. Dan beliau juga mendeklarasikan adanya Imlek sebagai hari libur nasional. Tapi beliau juga menjadi kontroversi karena beliau menyebut Ahmadiyyah sebagai ajaran resmi, hal ini bertentangan dengan pendapat berbagai pihak yang menuduh bahwa ajaran ini termasuk ajaran sesat. Tapi yang bisa diambil dari hal itu, beliau menganggap setiap orang di negara ini berhak untuk memeluk dan mengamalkan ajaran agama mereka, dan sudah kewajiban pemerintah untuk melindungi warga nya dalam masalah menjalankan agama maupun ibadahnya. 

Seandainnya bangsa ini masih menjadikan Pancasila sebagai landasan hidup atau pedoman, maka konflik-konflik kekerasan, korupsi maupun masalah yang lain di negeri ini bakal sulit terjadi. Dan demokrasi yang sering diteriak teriak kan pun akan berjalan sesuai dengan perjuangan orang-orang pada tahun 98.

Rabu, 03 Oktober 2012

[Film] TED



Cover film ini memperlihatkan sebuah boneka dan laki-laki yang sedang *maaf* lagi buang air kecil, mungkin sekilas kita berpikir bahwa film ini untuk semua umur ( dari anak kecil hingga dewasa ) karena image dari boneka TED itu sendiri. Tapi ketika saya lihat posternya sendiri, kriteria untuk film ini menunjukan "khusus dewasa", bakal timbul pertanyaan, kenapa dengan cover boneka lalu film ini dilabeli "khusus dewasa" ??? Jawabannya bisa dilihat ketika film pertama diputar.

Diceritakan John Bennet ( Mark Walhberg ) junior berdoa agar boneka yang dia terima waktu natal dapat hidup dan berbicara dan tiba-tiba juga ada bintang jatuuh yang lewat diatas rumahnya. Lalu pada pagi harinya, dia terkejut ketika boneka yang bernama TED tersebut berbicara, bergerak dan menunjukan eksistensinya layaknya manusia. Seketika itu juga si Ted mendadak terkenal karena keajaibannya dan banyak diwawancarai pada acara tv. Waktu berjalan hingga John beranjak berumur 37 tahun dan Ted tidak terlihat tua ( ya iyalah namanya juga boneka ). Hal yang membuat film ini dewasa mungkin karena penggunaan bahasa inggris mereka yang cenderung kasar dan berbau pornografi seperti f**k, a** h**e, dll. Saya tidak menyangka jika film animasi seperti ini menggunakan bahasa lain dari film semi animasi lainnya dan ini menurut saya terasa lucu ketika sebuah boneka cokelat lucu sedang menghisap ganja, berbicara kasar ke bos nya dan "bermain" dengan wanita di gudang. Jujur film ini tidak untuk anak kecil karena bakal berakibat pada pikiran dan pertumbuhan mereka. hehehe. 

Tapi di film ini ada beberapa pelajaran penting yang bisa kita ambil, salah satunya adalah tentang tanggung jawab seorang pria. Si John selalu menuruti apa yang Ted katakan, seperti Ted menyuruhnya untuk cabut kerja demi ng"drug" bareng dan menonton film kesukaan mereka "The Flash" , si John pun menurut, hal ini akhirnya diketahui oleh pacarnya John bernama Lori Collins ( dimainkan oleh Mila Kunis *waoooo seksi abizz* ) hingga akhirnya Lori menyuruh John memilih antara dirinya dan Ted untuk berada di rumah, dan John memilih Lori dengan catatan John akan mengurangi intensitas berkomunikasi dengan Ted. Bahkan ketika menghadiri sebuah pesta bos nya Lori, John melarikan diri dari pesta setelah ditelepon oleh Ted karena bintang pujaan mereka, The Flash, datang ke pesta yang diadakan di kos si Ted. Hal ini membuat Lori berang dan meninggalkan John karena dianggap tidak bertanggung jawab terhadap dia dan janjinya.

Salah satu adegan lucu yang menurut saya masih "polos" adalah ketakutan John dan Ted terhadap petir, mengingat umur John yang sudah tidak kecil lagi. Ceritanya ketika John dan Lori sedang tidur, tiba-tiba terdengar petir menyambar sehingga secara refleks John berteriak ketakutan dan Ted tau-tau pindah ke samping John ( mereka berbeda kamar ) dan menyayikan lagu "petir" mereka. Hal lucu dan "kasar" lainnya adalah ketika Ted sedang diinterview oleh manajer perusahaan, si Ted menjawab pertanyaan manajaer tersebut secara kasar dan menghina manajaer tapi malah dia diterima. Bahkan ketika si Ted kepergok oleh manajer sedang bercinta dengan salah satu kasir di gudang, si Ted memberikan jawaban yang lebih "kasar" malah dia diangkat pangkatnya. 

Film ini juga memberikan kita sebuah pelajaran bahwa pertemanan melebihi segalanya, dan seorang teman pasti rela berkorban untuk kita. *untuk lebih mengerti tonton deh film nya* hehehe.