Film ini menceritakan bagaimana situasi Amerika 2 tahun sebelum perang saudara (selatan vs utara) pada tahun 1858 dimana rasisme masih kuat sehingga orang-orang kulit hitam dianggap lebih rendah daripada kulit putih. Dan zaman itu merupakan masa dimana masih adanya istilah coboy.
Dimulai dengan 2 orang coboy kulit putih yang membawa beberapa budak (orang kulit hitam) pada malam hari, lalu muncul Dr.King Schlutz (Christoph Waltz) yang menanyakan kepada Smitty Bacall (Michael Bacall), salah satu coboy, tentang keberadaan budak yang pernah bekerja di perkebunan milik Brittle bersaudara. Dari pertanyaan tersebut, mengakulah seorang budak yang pernah bekerja disana, dia bernama Django (Jamie Foxx), hal itu membuat tidak senang kedua coboy tetapi tidak terkira malah Schlutz menembak sadis 1 coboy dan 1 kuda yang ditunggangi coboy satunya sehingga kaki dia terjepit badan kuda yang telah mati. Setelah membebaskan Django, Dr.Schlutz memberikan penawaran kepada para budak lainnya tentang apa yang harus mereka lakukan.
Perjalanan Dr.Schlutz dan Django sampai di daerah Tennese dan mereka mampir ke bar tempat minum, disana Dr.Schlutz memberi kesepakatan yang menguntungkan, Django harus memberitahu wajah Brittle bersaudara kepada Dr.Schlutz dan dia akan mendapakan imbalan uang jika hal itu terlaksanankan. Hal tidak enak terjadi ketika pemilik bar tidak senang orang kulit hitam minum ditempatnya, sehingga dia memanggil Sheriff yang ternyata ditembak mati oleh Dr.Schlutz. Dia menyuruh pemilik bar melaporkan kepada Marshall setempat. Datanglah Marshall tersebut beserta anak buahnya untuk menangkap Django dan Dr.Schlutz, ketika akan ditangkap terungkaplah siapa Dr.Schlutz yang ternyata merupakan seorang pemburu hadiah, dimana dia akan menangkap penjahat yang ada di poster buronan dan akan mendapatkan uang ketika menangkapnya dalam keadaan hidup atau mati.
Ketika akan menelusuri perkebunan, Dr.Schlutz menyuruh Django untuk mengganti pakaiannya agar dia lebih berwibawa,dipilih lah pakaian yang mirip bangsawan Perancis. Hingga suatu hari mereka sampai di perkebunan milik Leonide Moguy (Dennis Christopher), disana Dr.Schlutz disambut oleh dia, sedangkan Django mencari tahu tentang Brittle bersaudara lewat budak milik Moguy. Setelah mengetahui tempat tinggal mereka, mulanya Django menembak tepat di jantung Big John Brittle (M.C.Gainey) lalu menyiksa Ellis Brittle (Doc Duhame) dengan cambuk milik Big John. Ternyata apa yang dilakukan Django, merupakan bentuk balas dendam karena dulu pacarnya pernah dicambuk oleh mereka akibat memecahkan sebutir telur, mengingat Django pernah bekerja disana lalu dijual. Kejadian tersebut menarik membuat Moguy dan karyawannya ingin menangkap Django, namun hal itu bisa dijelaskan oleh Dr.Schlutz. Setelah itu datanglah Roger Brittle, namun sebelum sampai dirumahnya,dia sudah ditembak mati oleh Dr.Schlutz. Dalam perjalanan, Django dilatih Dr.Schlutz untuk menembak, dan dia gembira karena melihat bakat Django dalam menembak melebihi ekspektasinya.
Setelah menangkap Brittle bersaudara, mereka beristirahat di suatu gua. Disana dia bercerita tentang pacarnya yang bisa berbahasa Jerman, dan ternyata pacar Django dikenali oleh Dr.Schlutz. Akhirnya mereka mencari tahu keberadaan pacar Django, hingga ditemukan bahwa dia bekerja oleh seorang pengusaha perkebunan "Candyland", mereka mempunyai rencana akan membeli Broomhilda dengan alasan utamanya membeli budak untuk pertandingan gulat. Dr.Schlutz meminta bantuan kepada temannya bernama Mr.Stonechiper (David Steen) untuk mempertemukan dengan pemilik Candyland disebuah klub malam yang sedang menyajikan gulat antar budak, yang kejam dan penuh darah.
Ternyata pemilik Candyland bernama Calvin J Candie (Leonardo diCaprio), setelah berbincang lama, ternyata Dr.Schultz menggunakan alasan jika dia tertarik untuk membeli budak dari Calvin untuk agar dia dan Django bisa dibawa kediamannya. Usaha tersebut berhasil, maka diajaklah Django dan Dr.Schlutz bersama Mr.Stonechiper kerumah Calvin. Dalam perjalanan Calvin bercerita ke Dr.Schlutz bahwa dia mempunyai pelayan yang bisa berbahasa Jerman (Dr.Schlutz berasal dari Jerman) bernama Broomhilda Von Shaft (Kerry Washington), yang akhirnya membuat Dr.Schlutz senang karena tujuannya bersama Django ikut Calvin tercapai. Disana mereka disambut oleh kepala pelayan yang ternyata seorang kulit hitam bernama Stephen (Samuel L.Jackson), dan dia heran kenapa Django bisa ikut mereka dengan naik kuda (mengingat kulit hitam lainnya alias budak, jalan dengan dirantai tangannya).
Dr.Schlutz meminta Calvin untuk membawa Broomhilda kekamar pada malam hari yang dikira Calvin dan Stephen tentang sex, sehingga Calvin menyuruh istrinya, Lara LeCandie (Laura Cayoutte) dan pembantunya Sheba (Nichole Galicia) untuk mendandani Broomhilda. Malam pun tiba, Broomhilda diantar oleh Lara dan Sheba ke kamar Dr.Schlutz yang kemudian diajak masuk. Disana akhirnya Dr.Schlutz mempertemukannya dengan Django.
Ketika makan malam, Stephen yang ada diruangan, mendapat gerakan aneh Broomhilda kepada Django. Dan dia pun mengintrogasi Broomhilda yang akhirnya dia membuat kesimpulan Broomhilda kenal dengan Django sebelumnya. Makan malam pun diakhiri dengan harga yang pas untuk budak yang dijual Calvin ke Dr.Schlutz, lalu ketika Dr.Schlutz akan menawar Broomhilda, Stephen pun memanggil Calvin untuk menemuinya di perpustakaan. Disana dia memaparkan bahwa Broomhilda memiliki hubungan dengan Django. Calvin pun marah dan menangkap mereka bertiga untuk diintrogasi.
Akhirnya Dr.Schlutz membuat kesepakatan baru untuk Broomhilda diakhiri dengan penyerahan surat kuasa budak Broomhilda ke Dr.Schlutz. Ketika akan meninggalkan rumah, Calvin memaksa Dr.Schlutz bersalaman tangan sebagai akhir perjanjian, namun hal itu ditolak oleh Dr.Schlutz hingga Calvin mengancam akan membunuh Django dan Broomhilda jika sampai menolak bersalaman untuk terakhir kalinya. Karena jengkel dengan sikap Calvin, Dr.Schlutz menembak jantung Calvin lalu pengawal Calvin, Butch (james Remar) menembak mati juga Dr.Schlutz. Saling menembak terjadi dirumah itu,diakhir dengan Django yang menyerah karena Billy Crash (Walton Goggins) menangkap Broomhilda.
Paginya Django disiksa oleh Billy Crash, yang akan diakhiri dengan mengibiri Django, namun Stephen menyuruhnya memakai pakaian agar dia dikirim ke Pemerintah dengan tuduhan membunuh Calvin. Dalam perjalanan Django memperdaya anak buah Stephen, hingga akhirnya dia bebas lalu menuju Candyland untuk membebaskan Broomhilda. Adu tembak terjadi setelah Django menampakan diri dirumah tersebut hingga menewaskan Billy Crash dan lainnya lalu menyisakan Lara Lee Candie, Sheba dan Stephen. Django menyuruh Sheba pamit pergi ke Lara Lee Candie, setelah pamit Django menembak wanita tersebut. Tinggal Stephen, dia mengumpati Django dengan segala macam kata hingga akhirnya di tembak kedua kakinya oleh dia. Django pun rupayanya telah memasang dinamit dalam rumah tersebut dan membakarnya sumbunya sebelum meninggalkan Candyland, hingga meledaklah rumah tersebut bersama Stephen. Dan Django pun meninggalkan tanah itu bersama Broomhilda.
Film garapan Quentin Tarantino ini menyuguhkan adegan tembak menembak yang penuh darah dan keji. Seperti awal film ini, ketika Dr.Schlutz menembak 2 coboy dengan menampilkan darah yang berceceran. Selain itu kekejian dalam film ini terlihat dari bagaimana Calvin memperlakukan budak bernama D'Artagnan (Ato Essandoh) yang akan melarikan diri lalu menghukumnya dengan mengumpankan ke para anjing sehingga didapat pemandangan mengenaskan. Atau bagian ketika pertandingan gulat yang mengharuskan para pemain (kulit hitam) harus saling membunuh, dan dalam film ini muncul adegan ketika salah pemain memukul kepala lawannya dengan palu hingga tewas.
Tapi dibalik penuh darah film ini, ada beberapa bagian yang sangat lucu sekali. Adalah ketika komplotan Moguy akan menangkap Django dan Dr.Schlutz yang akhirnya malah terjebak, ada beberapa percakapan yang konyol sekali antar sesama komplotan. Dapat dipastikan bahwa anda yang menonton dapat tertawa terbahak bahak mendengarnya.
Sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/Django_Unchained
Setelah menangkap Brittle bersaudara, mereka beristirahat di suatu gua. Disana dia bercerita tentang pacarnya yang bisa berbahasa Jerman, dan ternyata pacar Django dikenali oleh Dr.Schlutz. Akhirnya mereka mencari tahu keberadaan pacar Django, hingga ditemukan bahwa dia bekerja oleh seorang pengusaha perkebunan "Candyland", mereka mempunyai rencana akan membeli Broomhilda dengan alasan utamanya membeli budak untuk pertandingan gulat. Dr.Schlutz meminta bantuan kepada temannya bernama Mr.Stonechiper (David Steen) untuk mempertemukan dengan pemilik Candyland disebuah klub malam yang sedang menyajikan gulat antar budak, yang kejam dan penuh darah.
Ternyata pemilik Candyland bernama Calvin J Candie (Leonardo diCaprio), setelah berbincang lama, ternyata Dr.Schultz menggunakan alasan jika dia tertarik untuk membeli budak dari Calvin untuk agar dia dan Django bisa dibawa kediamannya. Usaha tersebut berhasil, maka diajaklah Django dan Dr.Schlutz bersama Mr.Stonechiper kerumah Calvin. Dalam perjalanan Calvin bercerita ke Dr.Schlutz bahwa dia mempunyai pelayan yang bisa berbahasa Jerman (Dr.Schlutz berasal dari Jerman) bernama Broomhilda Von Shaft (Kerry Washington), yang akhirnya membuat Dr.Schlutz senang karena tujuannya bersama Django ikut Calvin tercapai. Disana mereka disambut oleh kepala pelayan yang ternyata seorang kulit hitam bernama Stephen (Samuel L.Jackson), dan dia heran kenapa Django bisa ikut mereka dengan naik kuda (mengingat kulit hitam lainnya alias budak, jalan dengan dirantai tangannya).
Dr.Schlutz meminta Calvin untuk membawa Broomhilda kekamar pada malam hari yang dikira Calvin dan Stephen tentang sex, sehingga Calvin menyuruh istrinya, Lara LeCandie (Laura Cayoutte) dan pembantunya Sheba (Nichole Galicia) untuk mendandani Broomhilda. Malam pun tiba, Broomhilda diantar oleh Lara dan Sheba ke kamar Dr.Schlutz yang kemudian diajak masuk. Disana akhirnya Dr.Schlutz mempertemukannya dengan Django.
Ketika makan malam, Stephen yang ada diruangan, mendapat gerakan aneh Broomhilda kepada Django. Dan dia pun mengintrogasi Broomhilda yang akhirnya dia membuat kesimpulan Broomhilda kenal dengan Django sebelumnya. Makan malam pun diakhiri dengan harga yang pas untuk budak yang dijual Calvin ke Dr.Schlutz, lalu ketika Dr.Schlutz akan menawar Broomhilda, Stephen pun memanggil Calvin untuk menemuinya di perpustakaan. Disana dia memaparkan bahwa Broomhilda memiliki hubungan dengan Django. Calvin pun marah dan menangkap mereka bertiga untuk diintrogasi.
| Broomhilda diintrogasi oleh Stephen dan Calvin |
| Django terdesak |
Akhirnya Dr.Schlutz membuat kesepakatan baru untuk Broomhilda diakhiri dengan penyerahan surat kuasa budak Broomhilda ke Dr.Schlutz. Ketika akan meninggalkan rumah, Calvin memaksa Dr.Schlutz bersalaman tangan sebagai akhir perjanjian, namun hal itu ditolak oleh Dr.Schlutz hingga Calvin mengancam akan membunuh Django dan Broomhilda jika sampai menolak bersalaman untuk terakhir kalinya. Karena jengkel dengan sikap Calvin, Dr.Schlutz menembak jantung Calvin lalu pengawal Calvin, Butch (james Remar) menembak mati juga Dr.Schlutz. Saling menembak terjadi dirumah itu,diakhir dengan Django yang menyerah karena Billy Crash (Walton Goggins) menangkap Broomhilda.
Paginya Django disiksa oleh Billy Crash, yang akan diakhiri dengan mengibiri Django, namun Stephen menyuruhnya memakai pakaian agar dia dikirim ke Pemerintah dengan tuduhan membunuh Calvin. Dalam perjalanan Django memperdaya anak buah Stephen, hingga akhirnya dia bebas lalu menuju Candyland untuk membebaskan Broomhilda. Adu tembak terjadi setelah Django menampakan diri dirumah tersebut hingga menewaskan Billy Crash dan lainnya lalu menyisakan Lara Lee Candie, Sheba dan Stephen. Django menyuruh Sheba pamit pergi ke Lara Lee Candie, setelah pamit Django menembak wanita tersebut. Tinggal Stephen, dia mengumpati Django dengan segala macam kata hingga akhirnya di tembak kedua kakinya oleh dia. Django pun rupayanya telah memasang dinamit dalam rumah tersebut dan membakarnya sumbunya sebelum meninggalkan Candyland, hingga meledaklah rumah tersebut bersama Stephen. Dan Django pun meninggalkan tanah itu bersama Broomhilda.
Film garapan Quentin Tarantino ini menyuguhkan adegan tembak menembak yang penuh darah dan keji. Seperti awal film ini, ketika Dr.Schlutz menembak 2 coboy dengan menampilkan darah yang berceceran. Selain itu kekejian dalam film ini terlihat dari bagaimana Calvin memperlakukan budak bernama D'Artagnan (Ato Essandoh) yang akan melarikan diri lalu menghukumnya dengan mengumpankan ke para anjing sehingga didapat pemandangan mengenaskan. Atau bagian ketika pertandingan gulat yang mengharuskan para pemain (kulit hitam) harus saling membunuh, dan dalam film ini muncul adegan ketika salah pemain memukul kepala lawannya dengan palu hingga tewas.
Tapi dibalik penuh darah film ini, ada beberapa bagian yang sangat lucu sekali. Adalah ketika komplotan Moguy akan menangkap Django dan Dr.Schlutz yang akhirnya malah terjebak, ada beberapa percakapan yang konyol sekali antar sesama komplotan. Dapat dipastikan bahwa anda yang menonton dapat tertawa terbahak bahak mendengarnya.
Sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/Django_Unchained
Tidak ada komentar:
Posting Komentar